Balai Besar Pelatihan Pertanian - Binuang - Kalimantan Selatan

MERENCANAKAN PRODUKSI BENIH MELALUI DIKLAT KOMPETENSI

Berdasarkan Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Balai Besar Pelatihaan Pertanian Binuang Tahun Anggaran 2016 Nomor: 018.10.2.239640/2016, tanggal 07 Desember 2015 Tentang kegiatan BBPP Binuang dan SK Kepala BBPP Binuang Nomor: 127/KPS/I.16.2/10/2016 tanggal 25 Oktober 2016 tentang Penyelenggaraan Diklat Kompetensi dan Sertifikasi Produksi Benih Tanaman Angkatan III (Non Aparatur) BBPP Binuang melalui Bidang Penyelenggaraan Pelatihan melaksanakan Diklat Kompetensi Sertifikasi Produksi Benih Tanaman Angkatan III selama 7 (tujuh) hari mulai tanggal 02 s.d 09 November dan akan dilanjutkan dengan Uji Kompetensi selama 4 (empat) hari pada tanggal 09 s.d 12 November 2016.
Tempat pelaksanaan di Kanpus Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang jalan Jendral Ahmad Yani Km. 85 Binuang Kalimantan Selatan, peserta pelatihan yang berasal dari wilayah Kalimantan ini telah melalui tahap proses rekruitmen dan seleksi semua peserta memiliki pendidikan SLTA dan D2 Pertanian. Berpengalaman di bidang produksi benih tanaman minimal 3 tahun.
Metoda diklat yang digunakan adalah pendekatan Experiential Learning Cycle (ELC) atau AKOSA (Alami, Kemukakan, Olah, Simpulkan, Aplikasikan) dengan pendekatan pembelajaran orang dewasa / Andragogy yang bersifat pembaharuan. Fasilitator/Pelatih pada diklat ini berasal dari Widyaiswara BBPP Binuang dan Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya Dirjend Perkebunan Kementan.


Dalam laporan persiapan penyelenggara diklat Ketua Panitia Ibu Herny Alimudin menyebutkan bahwa diklat ini biaya berupa akomodasi dan konsumsi selama mengikuti diklat serta bahan keperluan diklat, disediakan sesuai keperluan dan dana yang tersedia dibebankan pada DIPA BBPP Binuang tahun anggaran 2016. Kepala BBPP Binuang Bapak Anwar Syarif sebelum membuka secara resmi diklat ini beliau menghimbau kepada seluruh peserta agar “Menjaga hubungan antar peserta dengan panitia atau fasilitator selama pelaksanaan pelatihan dan untuk mengukur efektivitas diklat maka akan dilakukan beberapa evaluasi salah satunya adalah evaluasi terhadap penguasaan / pemahaman materi diklat yang dilakukan oleh peserta dan fasilitator”. Abs